Featured

Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

TATA TERTIB DAN KETERATURAN PEMIMPIN FORMAL DAN INFORMAL

TATA TERTIB DAN KETERATURAN PEMIMPIN FORMAL DAN INFORMAL
1. PENGANTAR
Tata tertib dan keteratuiran itu sama halnya dengan kebutuhan akan makanan dan perlindungan yang sangat diperlukan oleh manusia. Bahkan binatang, misalnya kawanan ikan, segerombolan burung dan sekumpulan gajah dihutan rimba, memepertahankan kehidupan secara menggerombol atau kooperatif; dan mengikuti pola tata tertib yang pasti, walaupun semuanya berlangsung atas dasar instingnya. Tanpa pola tata tertib dan kooperatif mereka tidak akan bertahan hidup, dan tidak akan mampu bertahan keberadaannya.
Juga terbit dan tenggelamnya matahari, bulan dan bintang-bintang, pergantian hari menjadi malam, runtutan musim Barat, masa pancaroba dan musim Timur, semua itu merupakan bertuk keteraturan dan tata tertib alam. Demikin pula dengan keadaan manusia: dari bayi, kanak-kanak sampai usia dewasa, relasi pria-wanita dan anak keturunannya yang paling sederhana dalam bentuk keluarga, sampai dengan bentuk relasi social yang serba rumit berwujud kompleks industry, sindikat-sindikat dagang dan uni bangsa-bangsa; semuanya merupakan gejala ketertiban dan budaya manusia yang terus menerus bergerak secara dinamis.
Dalam kekompleksan masyarakat demikin manusia harus hidup bersama-sama dalam suasana tertib dan terbimbing oleh pemimpin; dan tidak bisa hidup menyendiri. Maka demi efisiensi kerja dalam upaya mencapai tujuan bersama, dan untuk mempertahankan hidup bersama, diperlukan bentuk kerja kooperatif. Dan semua kegiatan kooperatif dak karya budaya (aktivitas membuat budaya) itu perlu diatur, perlu dipimpin.
II. TEORI DAN TEKNIK KEPEMIMPINAN
Kepemimpinan merupakan cabang dari kelompok ilmu administrasi, khusunya ilmu administraspengukuti Negara. Sedang ilmu administrasi adalah salah satu cabang dari ilmu-ilmu social, dan merupakan salah satu perkembangan dari filsafat.
Dalam kepemimpinan ini terdapat hubungan antar manusia, yaitu hubungan mempengaruhi (dari pemimpin) dan hubungan kepatuhan-ketaatan para pengikut/bawahan karena dipengaruhi oleh kewibawaan pemimpin. Para pengikut terkena pengaruh kekuatan darin pemimpinnya, dan bangkitlah secara spontan rasa ketaatan pada pemimpin.
Kepemimpinan dimasukkan dalam kategori “ilmu terapan” dari ilmu-ilmu social, sebab prinsip-prinsip, definisi, dan teori-teorinya diharapkan dapat bermanfaat bagi usaha peningkatan taraf hidup manusia. Sperti ilmu-ilmu lain, kepemimpinan sebagai cabang ilmu bertujuan untuk:
1) Memberikan pengertian mengenai kepemimpinan secara luas,
2) Menafsirkan dari tingkah laku pemimpin, dan
3) Pendekatan terhadap permasalahan social yang dikaitkan dengan fungsi kepemimpinan, yaitu:
a. Teori kepemimpinan, dan
b. Teknik kepemimpinan.
Teori kepempinan adalah:
a) Suatu penggenaralisasian dari suatu seri fakta mengenai sifat-sifat dasar dan perilaku pemimpin dan konsep-konsep kepemimpinan;
b) Dengan menekankan latar belakang historis, dan sebab musabab timbulnya kepemimpinan serta persyaratan untuk menjadi pemimpin;
c) Sifat-sifat yang diperlukan seorang pemimpin, tugas-tugas pokok dan fungsinya, serta etika profesi yang perlu dipakai oleh pemimpin.

Teknik kepemimpinan adalah:
1) Kemampuan dan keterampilan teknis pemimpin dalam menerapkan teori-teori kepemimpinan ditengah praktik kehidupan dan dalam organisasi tertentu, dan
2) Melingkupi konsep-konsep pemikirannya, perilaku sehari-hari, serta peralatan yang digunakan.
Dalam sistematika ulasan mengenai materi kepemimpinan, terlebih dahulu ditekankan masalah teori kepemimpinan. Baru kemudian didukung oleh uraian-uraian mengenai bentuk serta teknik kepemimpinan. Hal ini ditujukan kepada :
1) Agar para pemimpin benar-benar menguasai teknik-teknik kepemimpinan (sebagai bentuk perilaku praktis); sehingga berhasil fungsinya selaku pemimpin dalam menerapkan teknik-teknik tertentu ditengah kehidupan dan organisasi.
2) Melalui pemahamn teori-teori kepemimpinan, maka perilaku pemimpin akan lebih efektif, dan lebih sinkron dengan nilai dan norma-norma organisasi serta menajemen. Dengan demikina dapat ditingkatkan kualitas kepemimpinannya.
Tampaknya ada kecendrungan di tanah air sekarang ini untuk lebih menyukai gaya kepemimpinan yang datang dari luar negeri - kkhususnya Negara Eropa dan Amerika Serikat . sedang ciri-ciri utama dari kepemimpinan yang diwariskan oleh nenek moyang sendiri ((raja-raja, negarawan, pemimpin agama, seniman, sastrwan besar dan tokoh pemimpin masyarakat lainnya) cenderung diabaikan atau dilupakan. Padahal, syarat-syrat kepemimpinan yang diwariskan oleh para leluhur itu bila dikaji kembali dan diterapkan, pasti akan memberikan bobot moral, ajaran untuk memebentuk watak dan kepribadian pemimpin, serta dapat meningkatkan kualitas teknis dan sosialnya.
Sehubungan dengan uraian diatas, maka perlu dikaji kembali dan dipertahankan nilai-nilai moral yang bersumber pada pandangan hidup bangsa sendiri, untuk memunculkna sekelompok pemimpin yang berwatak baik, berkepribadian, dan memiliki tanggung jawab susila yang tinggi. Disamping itu, kita dapat menyerap sifat-sifat utama dari kepemimpinan Barat, antara lain adalah cirri yang demokratis, rasional, objektif, efektif, dan efisien.

III. ORDE, ORGANISASI, ADMINISTRASI
Manusia pada akhirnya harus menyadari, bahwa dirinya adalah anggota dari satu dunia yang teratur dan mempunyai ketertiban sendiri. Sgenap aspek kebudayaan manusia merupakan bentuk tata tertib yang dinamis yang mempunyai hokum-hukum serta “otonomi” sendiri. Tanpa ketertiban, dunia akan merupakan kekacauan besar, merupakan kekacauan yang tidak terkendali, dan pasti mengakibatkan musibah bagi umat manusia. Maka salah satu cara untuk memelihara, mengurus, mngelola, mengendalikan dan mengatu (melakukan) regulasi terhadap dunia ini ialahberupa administrasi. Administrasi secara harfiah berasal dari “Ad” dan ”ministrare” = mengelola,, mengurus, memilihara, mengendalikan, memerintah.

IV. PEMIMPIN FORMAL DAN INFORMAL
Pemimpin formal adalah orang yang oleh organisasi/lembaga tertentu ditunjuk sebagai pemimpin, berdasarkan keputusan dan pengankatan resmi untuk memangku suatu jabatan dalam struktur organisasi, dengan segala hak dan kewajiban yang berkaitan dengannya, untuk mencapai sasaran organisasi.
Maka cirri-ciri pemimpin formal ialah:
1) Berstatus sebagai pemimpin formal selama masa jabatan tertentu, atas dasar legalitas formal oleh penunjukan pihak yang berwenang (ada legitimasi).
2) Sebelum pengangkatannya, dia harus memenuhi beberapa persyratan forma terlebih dahulu.
3) Ia diberi dukungan oleh organisasi formal untuk menjalankan tugas kewajibannya. Karena itu dia memiliki atasan/superiors.
4) Dia mendapatkan balas jasa materiil dan immateriil tertentu serta emolument (keuntungan ekstra, penghasilan sampingan, dan lainnya.
5) Dia bisa mencapai promosi atau kenaikan pangkat formal, dan dapat dimutasikan.
6) Apabila dia melakukan kesalahan-kesalahan, dia akan dikenai sanksi atau hukuman.
7) Selama menjabat kepemimpinan, dia diberi kekuasaan dan wewenang, antara lain : menentukan policy, memberikan motivasi kerja kepada bawahan, menggariskan pedoman dan petunjuk, mengalokasikan jabatan dan penempatan bawahannya.

Pemimpin informal adalah orang yang tidak mendapatkan pengangkatan formal sebagai pemimpin, namun karena ia memiliki sejumlah kualitas yang unggul, dia mencapai kedudukan sebagai orang yang mampu mempengaruhi kondisi psikis dan perilaku suatu kelompok atau masyarakat.

Ciri-ciri pemimpin informal antara lain adalah :
1. Tidak memiliki penunjukan yang formalatau legitimitas sebagai pemimpin.
2. Kelompok rakyat atau masyarakat memilih dirinyadan mengakuinya sebagai pemimpin. Status kepemimpinannya berlangsung selama kelompok yang bersangkutan masih mau mengakui dan menerima pribadinya.
3. Dia tidak menerima dukungan dari suatu organisasi formal dalam menjalankan tugas kepemimpinannya
4. Biasanya tidak mendapatkan imbalan balas jasa, atau imbalan jasa itu diberikan secara suka rela.
5. Tidak pernah dimutasikan, tidak pernah mencapai promosi, dan tidak memiliki atasan. Dia tidak perlu memenuhi persyaratan formal tertentu.
6. Apabila ia melakukan suatu kesalahan, ia tidak dapat dihukum, hanya saja respek terhadap dirinya akan berkurang, pribadinya tidak diakui, dan ditinggalkan oleh massanya.
Pengaruh pemimpin-pemimpin informal ini dapat positif namun juga dapat negatifsifatnya, demikian pula peranannya di tengah masyarakat. Peranan sosialnya dalam memberikan pengaruh berupa sugesti, larangan, dan dukungan oleh masyarakat luas untuk menggerakkan atau berbuat sesuatu. Besarnya peranan itu tergantung pada besar keccilnyadampak social yang disebabkan oleh kepemimpinannya, serta tinggi-rendahnya status social yang diperolehnya, dan status social ini pada umumnya dicapai karena beberapa factor dibawah ini :
1. Keturunan : misalnya keturunan bangsawan, pendeta, keluarga kaya raya, dan lain-lain.
2. Karena ia memiliki harta yang melimpah ruah yang dihasilkannya sendiri.
3. Taraf pendidikan yang lebih tinggi
4. Pengalaman hidup yang lebih banyak, sehingga ia memiliki kualitas dan keterampilan tekhnis tertentu.
5. Memiliki sifat-sifat kharismatik dan cirri-ciri herediter unggul lainnya.
6. Jasa-jasa yang diberikan kepada masyarakat.

Secara ringkas dapat dikatakan bahwa baik pemimpin formal, maupun pemimpin informal dapat menduduki jabatan kepemimpinannya disebabkan oleh factor berikut :
1. Penunjukan dan penetapan dari atasan.
2. Karena warisan kedudukan yang berlangsung turun-temurun.
3. Karena dipilih oleh pengikut dan pendukungnya.
4. Karena pengakuan yang tidak resmi dari bawahan.
5. Karena kelebihannya memiliki kualitas pribadi.
6. Karena tuntutan situasi – kondisi atau kebutuhan zaman.

V. PEMIMPIN DAN ORGANISASI
Organisasi adalah system kegiatan terkoordinasi dari kelompok orang yang bekerjasama mengarah pada tujuan bersama di bawah kewenangandan kepemimpinan.
Selanjutnya, hubungan antara pemimpin/ kepemimpinan, organisasi, management, dan administrasi itu sangat erat sekali.
Kepemimpinan terutama mempunyai fungsi sebagai penggerak/ dinamisator dan coordinator dari suber daya manusia, sumber daya alam, semua dana, dan sarana yang telah disiapkan oleh sekumpulan manusia yang berorganisasi.
Management manurut RW. Morell dalam bukunya “Management : Ends and means” menuliskan “ Management adalah aktivitas dalam organisasi, terdiri dari penentuan tujuan-tujuan (sasaran) suatu organisasi dan penentuan sarana-sarana untuk mencapai sasaran yang efektif.
Administrasi Menurut P. Sondang Siagian ialah keseluruhan kerjasama antar 2 orang manusia tau lebih didasarkan atas rasionalitas tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Mka menurut definisi tersebut dapat disipulkan hal-hal yang penting dalam administrasi adalah :
1. Adanya sekumpulan manusia yang menlakukan kerjasama.
2. Yang memiliki alasan tertentu untuk bertingkah laku dalam mencapai tujuan.
3. Dengan menggunakan segala sarana, dana, peraturan dalamperurutan waktu tertentu.

Maka usaha dan kerjasama ini dapat dicapai dengan efisien dan efektif, apabila dilaksanakan sesuai cara tertentu, ialah menggunakan management, karena itu management dapat dianggap sebagaiinti dari administrasi.

Pada umumnya management berperan dan berfungsimerencanakan, mengorganisir, melakukan evaluasi, dan mengontrolsegenap aktifitas organisasi serta administrasi. Maka keberhasilan organisasi untuk mencapai tujuan yang ingin diraih bergantung pada kepemimpinannya yaitu apakah kepemimpinan tersebut mampu menggerakkan semua sumber daya manusia, sumber daya alam, sarana, dana, dan waktu secara efektif-efisien secara terpadu dalam proses management.

Pola kepemimpinan setiap organisasi berbeda-beda. Pola kepemimpinan organisasi bisnis berbeda dengan pola kepemimpinan partai politik, berbeda pula dengan pola kepemimpinan organisasi social. Demikian pula dengan pola kepemimpinan pemerintah setiap Negara, masing-masing dengan cirri-ciri keunggulan dan kelemahannya. Sebab pola kepemimpinan dari satu pemeritahan itu ditentukan oleh beberapa determinan, yaitu :

1. Filsafat Negara sebagai pandangan hidup dan pandangan dunia.
2. Faktor ideology, politik, ekonomi, social, budaya, pertahanan, nasional yang berkembang di Negara yang bersangkutan.
3. Kepribadian pemimpin-pemimpinnya dengan segala sifat, kebiasaan, tempramen, dan wataknya, yang menentukan corak organisasi yang akan digunakan, pembantu-pembantu yang mengelilinginya, sarana yang dipakai, ideology yang dianut, dan tujuan-tujuan yang ingin dicapai.

Resume dari buku Pemimpin dan Kepemimpinan, Kartini Kartono
Read more

Siapa Yang Duluan Menggunakan Merah Putih, Antara Indonesia, Polandia dan Monaco


1. Polandia

Bendera Polandia terdiri atas dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan bagian bawah merah. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi Polandia sebagai warna nasional.
Bendera Polandia terdiri atas dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan bagian bawah merah. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi Polandia sebagai warna nasional.


Putih dan merah secara resmi diadopsi sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas tincture (warna) khas dari lambang dua negara konstituen Persemakmuran Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih lengkap dengan perisai merah. Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.


2. Monaco


Bendera nasional Monaco terdiri atas dua strip horizontal yang sama, merah (atas) dan putih (bawah). Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas The House of Grimaldi paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah.. Desain dua warna diadopsi pada tanggal 4 April 1881, di bawah pimpinan Pangeran Charles III.


Bendera Monako yang asli (berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881.


3. Indonesia


Bendera nasional Indonesia, yang dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur. Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang.


Warna merah putih berasal dari bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kemudian, warna-warna itu dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda. Bendera merah-putih dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan Belanda, bendera itu dilarang berkibar. Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu.


Ada juga cerita lain tentang bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera Belanda. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang digunakan. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya, warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan, sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.


Nama resminya adalah Sang Merah Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.


Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.


Secara tradisional, sebagian besar masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini, keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari. Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan dirancang sebagai bendera merah dan putih.

KESIMPULANNYA :
Polandia menggunakan corak bendera putih-merah pada tahun 1831
Monaco menggunakan corak bendera merah-putih pada tahun 1339 (itupun desainnya masih berubah-ubah)
INDONESIA, menggunakan corak bendera MERAH PUTIH sejak jaman Kerajaan Majapahit berdiri tahun 1293!!

Mungkin ada sumber lain.. silahkan anda berkomentar.
Read more

Orang INDONESIA YANG DIKAGUMI bahkan dijadikan PAHLAWAN DI MALAYSIA


Mohammad Natsir Diakui Sebagai Pahlawan Nasional di Malaysia
Kuala Lumpur (ANTARA News) - Pemikiran dan perjuangan Mohammad Natsir tidak saja diakui sebagai pahlawan nasional di Indonesia tapi juga di Malaysia.

Hal itu terlihat dari seminar "Serantau Memperingati 100 tahun Pahlawan Nasional Bapak Mohammad Natsir" yang diadakan oleh LSM Wadah (wadah pencerdasan umat Malaysia) dan Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (Kuis), Sabtu.

Seminar itu dihadiri pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Sekjen PKR (Partai Keadilan Rakyat) Khalid Ibrahim, Sekretaris Petisi 50 Chris Siner Key Timu, dan Laode Kamaludin. Bahkan diperkirakan 1.000 orang hadir pada seminar itu, baik mahasiswa Kuis maupun rakyat Malaysia.

Presiden Wadah Dr Siddiq Fadzil dalam sambutannya mengatakan, Natsir adalah tokoh pemikir pejuang, pemimpin-pendidik yang layak ditempatkan dalam deretan tokoh dunia.

"Sudah cukup lama kita menderita penyakit rendah diri, yang diorang semuanya gemerlap, yang di kita segalanya malap. Sekarang saatnya kita membuka mata menyadari ketinggian nilai khazanah budaya dan kekayaan sejarah kita sendiri," katanya.

"Kita kebanjiran idola tapi kemarau teladan. Mohammad Natsir bisa menjadi teladan di tengah politik saat ini yang sedang maraknya politik caci maki. Natsir memberikan teladan bagaimana politik yang santun," tambah Dr Siddiq.

Sementara itu Anwar Ibrahim yang mengaku sebagai murid Abah Natsir, demikian panggilan akrab tokoh Masyumi itu mengakui banyak berguru kepada Natsir. "Setelah nikah dengan Wan Azizah Wan Ismail, saya bawa langsung ke Abah Natsir untuk minta restu dan bimbingannya," kata Anwar.

Kepada para peserta dengan tegas Anwar mengatakan bahwa saat ini generasi muda Malaysia hanya mengenal Indonesia dari TKI dan lagu "rasa sayange" yang diributkan. Mereka kurang mengenal tokoh pemikir Indonesia seperti Mohammad Natsir dan Buya Hamka.

"Acara ini juga mempunyai tujuan penting untuk meningkatkan hubungan dua negara bertetangga dan serumpun Indonesia-Malaysia," katanya.

Oleh sebab itu, seminar memperingati 100 tahun Mohammad Natsir di kampus Islam Internasional Selangor bertujuan untuk mengangkat kembali tokoh pemikir dan politisi Islam yang dapat menggabungkan pemikiran idealis Islam dan tindakan atau tingkah laku politiknya.

Selain seminar, Wadah dan Kuis meluncurkan buku tentang Mohammad Natsir agar bisa menjadi bahan bacaan generasi muda, yang berjudul "Mohammad Natsir Berdakwah di Jalur Politik Berpolitik di Jalur Dakwah."

Selain itu diadakan MOU kerjasama antara Kuis (kolej universiti Islam Antarbangsa Selangor) dengan Sekolah Tinggi Dakwah Mohammad Natsir. Penandatanganan kerjasama itu dilakukan oleh Rektor Kuis Mohd Adanan Isman dengan Dekan Sekolah Tinggi Dakwah Mohd Natsir, Mohammad Noor.

Anak mohammad Natsir, Asma Faridah Saleh, yang hadir dan memberikan sambutannya sempat terhenti beberapa kali menahan tangis haru karena pemikiran dan perjuangan ayahnya diakui dan diperingati tidak saja di Indonesia tapi juga di Malaysia.

Dubes RI untuk Malaysia Dai Bachtiar mengatakan, bangga ada tokoh, politisi dan pejuang Islam dan kemerdekaan Indonesia yang jasanya diakui di Indonesia dan juga di negara luar seperti Malaysia. "Ini bisa meningkatkan hubungan baik kedua negara bertetangga," katanya. (*)



Kuala Lumpur, (Analisa)

Pemikiran dan perjuangan Mohammad Natsir diakui sebagai pahlawan nasional

tidak saja di Indonesia ternyata diakui juga sebagai pahlawan nasional di Malaysia.

Hal itu terlihat dari seminar "Serantau Memperingati 100 tahun Pahlawan Nasional Bapak Mohammad Natsir" yang diadakan oleh LSM Wadah (wadah pencerdasan umat Malaysia) dan Kolej Universiti Islam Antarbangsa Selangor (Kuis), Sabtu.

Seminar yang dihadiri oleh pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Sekjen PKR (partai keadilan rakyat) Khalid Ibrahim, Sekretaris Petisi 50 Chris Siner Key Timu, dan Laode Kamaludin, bahkan sekitar 1000 orang hadir pada seminar itu, baik mahasiswa Kuis maupun rakyat Malaysia.

Presiden Wadah Dr Siddiq Fadzil dalam sambutannya mengatakan, Natsir adalah tokoh pemikir pejuang, pemimpin-pendidik yang layak ditempatkan dalam deretan tokoh dunia.

"Sudah cukup lama kita menderita penyakit rendah diri, yang di orang semuanya gemerlap, yang di kita segalanya malap. Sekarang saatnya kita membuka mata menyadari ketinggian nilai khazanah budaya dan kekayaan sejarah kita sendiri," katanya.

"Kita kebanjiran idola tapi kemarau teladan. Mohammad Natsir bisa menjadi teladan di tengah politik saat ini yang sedang maraknya politik caci maki. Natsir memberikan teladan bagaimana berpolitik yang santun," tambah Dr Siddiq.

Sementara itu Anwar Ibrahim yang mengaku sebagai murid Abah Natsir, demikian panggilan akrab tokoh Masyumi itu, mengakui banyak berguru kepada Natsir. "Setelah nikah dengan Wan Azizah Wan Ismail, saya bawa langsung ke Abah Natsir untuk minta restu dan bimbingannya," kata Anwar.

Kepada para peserta yang hadir dengan tegas Anwar mengatakan bahwa saat ini generasi muda Malaysia hanya mengenal Indonesia dari TKI dan lagu rasa sayange yang diributkan. Mereka kurang mengenal tokoh pemikir Indonesia seperti Mohammad Natsir dan Buya Hamka.

"Acara ini juga mempunyai tujuan penting untuk meningkatkan hubungan dua negara bertetangga dan serumpun Indonesia-Malaysia," katanya.

Oleh sebab itu, seminar memperingati 100 tahun Mohammad Natsir di kampus Islam internasional Selangor bertujuan untuk mengangkat kembali tokoh pemikir dan politisi Islam yang dapat menggabungkan antara pemikiran idealis Islam dengan tindakan atau tingkah laku politiknya. Selain seminar, Wadah dan Kuis meluncurkan buku tentang Mohammad Natsir agar bisa menjadi bahan bacaan generasi muda, yang berjudul "Mohammad Natsir Berdakwah di Jalur Politik, Berpolitik di Jalur Dakwah."

Selain itu diadakan MOU kerjasama antara Kuis (kolej universiti Islam Antarbangsa Selangor) dengan Sekolah Tinggi Dakwah Mohammad Natsir. Penandatanganan kerjasama itu dilakukan oleh Rektor Kuis Mohd Adanan Isman dengan Dekan Sekolah Tinggi Dakwah Mohd Natsir Mohammad Noor.

Anak mohammad Natsir, Asma Faridah Saleh, yang hadir dan memberikan sambutannya sempat terhenti beberapa kali menahan tangis haru karena pemikiran dan perjuangan ayahnya diakui dan diperingati tidak saja di Indonesia tapi juga di Malaysia.

Dubes RI untuk Malaysia Dai Bachtiar mengatakan bangga ada tokoh, politisi dan pejuang Islam dan kemerdekaan Indonesia yang jasanya diakui di Indonesia dan juga di negara luar seperti Malaysia. "Ini bisa meningkatkan hubungan baik kedua negara bertetangga," katanya.(Ant)


Mohammad Natsir (lahir di Alahan Panjang, Sumatera Barat, 17 Juli 1908 – wafat di Jakarta, 6 Februari 1993 pada umur 84 tahun) adalah pemimpin Masyumi dan salah seorang tokoh politik dan tokoh Islam di Indonesia. Selain itu ia juga merupakan Perdana Menteri Indonesia pada era awal 1950-an.

[sunting] Kehidupan

Ayah Natsir bekerja sebagai pegawai pemerintahan di Alahan Panjang, sedangkan kakeknya seorang ulama. Ketika kecil, Natsir belajar di HIS Solok serta di sekolah agama Islam yang dipimpin oleh para pengikut Haji Rasul. Tahun 1923-1927 Natsir mendapat beasiswa untuk sekolah di MULO, dan kemudian melanjutkan ke AMS Bandung hingga tamat pada tahun 1930. Di Bandung, Natsir berinteraksi dengan para aktivis pergerakan nasional antara lain Syafruddin Prawiranegara, Mohammad Roem dan Sutan Syahrir.

Pada tahun 1932, Natsir berguru pada Ahmad Hassan, yang kelak menjadi tokoh organisasi Islam Persis.

Dari 5 September 1950 hingga 26 April 1951 Natsir adalah Perdana Menteri Indonesia.

Gelar Pahlawan Nasional

Gelar pahlawan nasional diberikan kepada Muhammad Natsir bertepatan pada peringatan Hari Pahlawan tanggal 10 November 2008.[1]

Kayaknya Maling mau Klaim lagi kalo itu Pahlawan mereka...
Secara gw aja gak tau apa ada pahlawan mereka...kalo pun ada itu juga orang Indonesia waktu zaman Kerajaan...
Sumber:mamasipenk.co.cc
Read more

Potert buram kemiskinan Indonesia "Demi Menyambung Hidup, Pria Ini Makan Tikus"


Parmidi terpaksa makan tikus untuk bertahan hidup (Foto: Septyantoro/Sun TV)


SOLO - Inilah potret buram kemiskinan di Tanah Air. Seorang warga bernama Bambang Saptono berhasil mengabadikan aktivitas seorang pria rentah di kawasan Sondakan Lawean, Kota Solo, Jawa Tengah, yang terlilit dalam kesusahan hidup melalui kemera telepon genggamnya.

Beban hidup yang diembannya menyebabkan pria rentah bernama Parmidi ini bertahan hidup dengan cara mengenaskan, yakni makan tikus. Menjijikan memang, tapi itulah kenyataannya.

Tak ada yang bisa diandalkan. Parmidi selama ini hanya bisa meminta belas kasihan pemberian orang. Bambang si pemilik gambar mengaku sengaja mengabadikan peristiwa ini hanya ingin menyampaikan pesan, bahwa hingga saat ini masih ada warga yang hidup serba kekurangan.

"Kayaknya bagi saya kok ada sesuatu yang agak kurang pas atau apa, lah kenyataannya kok masih ada masyarakat yang seperti itu (makan tikus)," keluh Bambang.

Di tengah pemerintah menyatakan telah berhasil menekan angka kemiskinan dan korupsi makin meraja lela di negeri ini, masih ada orang yang tahan menderita hanya untuk satu alasan bertahan hidup.
Sumber:news.okezone.com
Read more

Manusia terjenius dunia (William James Sidis) ternyata salah.

Posted by chillinaris in Buku, People, Psychology, Story, Uncategorized.Tags: air mata, anak, Bachelor of Arts, bahagia, bakat alami, cara mengelola bakat, cinta, cumlaude, depresi, depression, EQ, Graduate School of Arts and Sciences, Harvard College, Harvard Law School, hati, hidup, iman, IQ, kasih, kebahagiaan, Love, manusia paling pintar, matematika, mengasah bakat anak, mental, New Yorker, orang terpintar, pengembangan diri, People, pintar, Renungan, Motivasi, & Pengembangan Diri, School of Medicine, sesat, stress, Tourniquet, Tuhan, Uncategorized, Universitas Harvard, William James Sidis, world, Yahuditrackback

Sarah M. Sidis Lists an Accounting of William James Sidis' portion of his inheritance.
Sarah M. Sidis Lists an Accounting of William James Sidis' portion of his inheritance.

Ya, setiap orang diciptakan berbeda antara satu dengan yang lainnya. Sidik jari yang dimiliki setiap orang tidak ada yang sama. Pola retina mata setiap orang juga unik, tidak ada dua orang yang memiliki sidik jari atau retina yang betul-betul identik.


Sebenarnya keunikan ini juga berlaku pada hal lain selain sidik jari dan retina mata. Bakat alami misalnya, setiap orang sebenarnya mempunyai bakat alami yang hanya dimiliki oleh dia sendiri, yang berbeda dengan bakat orang lain. Memang terdapat kemiripan dengan orang lain, tetapi sama sekali tidak sama.

Allah menganugerahkan bakat serta kemampuan yang berbeda kepada setiap orang dengan tujuan agar orang tersebut dapat saling berinteraksi yaitu dalam hubungan saling membutuhkan. Jika ada banyak orang yang mempunyai kemampuan yang benar-benar sama, maka seseorang dapat dengan mudah memutuskan tali silaturahmi dengan orang lain. Toh ada orang lain yang sama yang dapat menggantikannya.

Bagaimana caranya agar kita dapat mengetahui bakat seseorang? Lalu bagaimana caranya mengelola bakat tersebut? Mengapa kebanyakan orang seolah-olah tidak mempunyai bakat apa-apa?


Hal tersebut diakibatkan dari penanganan yang tidak tepat atas seorang anak. Kasus yang pernah dimuat tentang kisah seorang anak pintar terjadi pada tahun 1930, seperti yang dimuat majalah New Yorker. Terjadi pada seorang anak yang bernama William James Sidis, putra seorang psikiater.

William James SidisKecerdasan otaknya membuat anak itu segera masuk Harvard College walaupun usianya masih 11 tahun. Kecerdasannya di bidang matematika begitu mengesankan banyak orang. Prestasinya sebagai anak jenius menghiasi berbagai media masa. Namun apa yang terjadi kemudian? James Thurber seorang wartawan terkemuka, pada suatu hari menemukan seorang pemulung mobil tua, yang tak lain adalah William James Sidis. Si anak ajaib yang begitu dibanggakan dan membuat orang banyak berdecak kagum pada beberapa waktu sebelumnya.

Apa yang terjadi pada William James Sidis? Apakah tidak cukup ijazah Harvard College yang dimilikinya untuk mencari pekerjaan?

Sebenarnya hal yang tampak bagi orang lain sebagai bakat yang mengagumkan yaitu matematika, hanyalah salah satu faktor pendukung hidupnya. Masih ada kemampuan lain yang William James Sidis miliki yang tidak sempat diasah karena orang-orang sekitarnya terlanjur memaksanya belajar matematika. Padahal belum tentu William James Sidis menyukai belajar matematika.

Bagaimana caranya agar kemampuan yang lain dapat muncul hingga terlihat bakat-bakat yang dimiliki seorang anak?

Dalam berkomunikasi dengan anak tidak cukup hanya dengan bahasa verbal saja, kita juga memerlukan bahasa non verbal, dalam hal ini kemampuan berempati terhadap si anak. Jika kita dapat memahami keinginan si anak secara empati, rasa percaya diri serta kemampuan menentukan pilihan si anak akan tumbuh. Kedua kemampuan inilah yang membuat si anak dapat menunjukkan bakat-bakat dan kemampuannya kepada orang lain.

Yang menjadi masalah berikutnya adalah sejauh mana orang tua dapat berempati terhadap anak.

Siapakah William James Sidis? Peramal, Pengusaha, atau Ilmuwan?. Mungkin anda sudah merasa penasaran tentang siapa sih si William James Sidis ini, ya Sidis adalah salah satu manusia yang termasuk paling pintar yang pernah ada di bumi ini . Tapi pasti anda tidak tahu kan (bagi yang gak tau pasti gak taulah), ya karena Pria dengan IQ antara 250 – 300 ini tidak banyak digembar gemborkan seperti ilmuwan lain.

Kepintaran William James Sidis sudah terlihat sejak masih kecil. Pria yang lahir tanggal 1 April 1898 di New York ini pada usia 8 bulan sudah bisa menggunakan sendok sendiri (waduh kehebatannya udah keliatan neh, aku aja umur berapa ya baru bisa makan sendiri, biasanya sih disuapin tapi dulu [kok ceritanya curhat gini], dan pada umur 1 tahun 6 bulan ini sudah bisa membaca New York Times (buset dah umur segini aja udah bisa baca kayak gini, makan apa ya???). Dan pada umur 8 tahun sudah dapat berbahasa 8 bahasa (Latin, Yunani, Prancis, Jerman, Yahudi, Turki dan Armenian). Pada usia ini juga namanya menjadi langganan headline surat kabar, dan Sidis juga menulis beberapa buku tentang anatomi dan astronomi.

Timbul pertanyaan kenapa Sidis pada usia segitu sudah bisa segala hal ini , ya Sidis dapat berbahasa dan lainnya yaitu berkat sang Ayah Boris Sidis yang seorang Psikolog berdarah Yahudi. Boris ini adalah salah seorang lulusan Harvard dan juga murid dari William James (yang namanya dijadikan nama Sidis). Boris ini menjadikan anaknya sebagai contoh untuk sebuah model pendidikan baru sekaligus juga menyangkal sistem pendidikan konvensional yang dianggapnya telah menjadi biang keladi kejahatan, kriminalitas dan penyakit. Itu ayahnya, lain dengan Ibunya Sarah Mandelbaum Sidis yang terbunuh sekitar tahun 1889. Sarah merupakan Mahasiswi dari Universitas Boston dan lulus di School of Medicine tahun 1897 dan melanjutkan dengan belajar psikologi disana juga .

wjdoctoredphotoPada usia 9 tahun Ayahnya mendaftarkan Sidis ke Universitas Harvard, tapi ditolak oleh pihak universitas karena tidak ada seorang calon mahasiswa yang mendaftar pada usia seperti itu. Tapi karena kejeniusan si Sidis pada tahun 1909 atau waktu berumur 11 tahun dia diberikan penghargaan oleh Universitas untuk mengikuti perkuliahan disana, pada usia ini juga Sidis membuat rekor sebagai orang termuda yang mendaftar di Universitas tersebut. Kemudian Hardvard pun terpesona oleh Sidis yang memberikan ceramah tentang four dimensional bodies di klub matematika disana dan terlebih lagi dia bisa 200 bahasa yang ada di dunia. Dia juga dapat dengan lancar mengalihbahasakan sebuah buku atau tulisan dengan bahasa lain. Sidis juga dalam jangka waktu satu hari dapat mempelajari bahasa baru dengan sangat baik. Profesor Daniel F dari MIT memperkirakan bahwa Sidis akan menjadi ahli matematika di masa yang akan datang. Sidis baru ikut mengikuti kuliah penuh pada tahun 1910 dan belajar tentang Derajat Bachelor of Arts, dan cumlaude pada tahun 18 Juni 1914 di umur 16 tahun. Setelah ia lulus, dia memberitahukan kepada reporter bahwa dia ingin hidup bebas, meskipun itu berarti hidup dalam pengasingan. Reporter itu berasal dari Harian Boston Herald, dalam harian itu mempublikasikan bahwa janji Sidis untuk tidak menikah, tetapi akhirnya dia bertemu dengan wanita muda yang bernama Martha Foley dan kagum dengan wanita ini. Setelah itu dia mendaftar lagi di Graduate School of Arts and Sciences. Setelah belajar disana ada sekelompok murid yang sempat mengancamnya, sehingga membuat orang tuanya mengamankannya dan diberikan pekerjaan di Institut William Marsh Rice untuk memperdalam kelimuannya ini yang bertempat di Houston, Texas sebagai asisten dosen matematika. Dia mendaftar disana pada umur 17 tahun pada desember 1915. Setelah itu dia mengejar untuk gelar doktornya. Sidis mengajar 3 kelas Euclidean geometri, non-Euclidean geometri, dan trigonometri (dia menulis buku Euclidean Geometri dalam bahasa Yunani). Selama kurang lebih setahun, dia frustasi dengan universitas, pengajarannya dan juga perlakuan yang diberikan dari kakak kelasnya. Akhirnya dia keluar dan kembali ke Inggris. Sewaktu sebelum keluar, temannya sempat bertanya kepada Sidis mengapa dia keluar dari sana, Sidis menjawab ‘Aku tidak tau kenapa mereka memberiku pekerjaan ini dan menempatkanku sebagai orang spesial, aku sebenarnya tidak layak sebagai dosen. Aku sebenarnya tidak keluar, aku hanya ingin pergi’. Akhirnya dia mendaftar lagi ke Harvard Law School pada September 1916 tapi dia keluar pada akhir Maret 1919.

Tahun 1919, setelah dia keluar dari Harvard Law School, Sidis ditangkap oleh Sosialis May Day di Boston karena terlibat perkelahian. Dia di kurung selama 18 bulan di Sedition Act tahun 1918 karena kekacauan yang dibuatnya. Penangkapan Sidis menjadi headline di koran – koran, waktu di penjara dia menyatakan bahwa dia sungguh – sungguh mengutuk Perang Dunia Pertama dan dia tidak percaya kepada Tuhan dan juga dia merupakan sorang sosialis (meskipun nantinya dia mengembangkan filosofi buatannya sendiri yaitu “libertarianism” yang berasal dari pendapat sendiri dan merupakan kelanjutan dari kesosialan Amerika. Ayahnya membuat rencana dengan seorang pengacara untuk mengeluarkan Sidis dari penjara. Akhirnya setelah keluar keluarganya membawa Sidis ke Sanitorium untuk sedikit memperbaiki diri Sidis dan mengancam jika Sidis tidak menurut maka akan dimasukkan ke rumah sakit jiwa.

WilliamJamesSidis1914Wiki
Setelah berhasil kembali ke East Coast tahun 1921, Sidis memutuskan untuk hidup bebas dan terasing, dan juga hanya membuat mesin – mesin untuk kerjanya. Dia bekerja di New York dan jauh dari keluarganya. Dia membutuhkan beberapa tahun sebelum akhirnya kembali ke Massachusetts dan juga nantinya ditangkap setelah setahun kemudian. Dia menghabiskan waktu untuk hobinya yaitu mengoleksi karcis trem, menerbitkan majalah dan mengajar kelompok kecil dari temannya tentang sejarah Amerika.
Tahun 1944, Sidis memenangkan penghargaan dari The New Yorker dari artikel tentang dirinya tahun 1937, meskipun terdapat banyak pernyataan yang salah. Setelah artikel dengan judul “Where Are They Now?”, Sidis juga menulis dengan nama samaran yang menceritakan tentang kehidupannya yang terasing , dengan judul “hall bedroom in Boston’s shabby South End”.

Orang – orang kemudian menulis bahwa kehidupan Sidis tidak bahagia. Popularitas dan kehebatannya pada bidang matematika membuatnya tersiksa. Sidis meninggal umur 46 di Boston pada tahun 1944 karena pendarahan di otaknya, Ayahnya juga mati karena penyakit yang sama umur 56 pada tahun 1923. Pada akhir hayatnya Sidis menyadari bahwa dirinya adalah hasil dari sebuah percobaan dari sang Ayah yang membuatnya mengasingkan diri ini. Sayangnya kesadaran memang sering datang belakangan.

Ya memang sangat mengharukan usaha Sidis untuk menjadi diri sendiri, tidak sebagai percobaan dari sang ayah. Mulai dari media pers dan publik yang menjadikan Sidis berita. Sehingga dia tidak punya privasi dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir karena penyakit. Semoga setelah membaca artikel ini anda mendapat hikmah dari cerita tentang orang terpintar yang kepintarannya mengalahkan ilmuwan seperti Einstein, Da Vinci dan Stuart Mills ini. Terima kasih sudah membaca ya! Hehe.. (01 Oct 2009)

sumber
Read more

Tingkat Pencemaran Air di Indonesia

Pencemaran air di Indonesia saat ini semakin memprihatinkan. Pencemaran air dapat diartikan sebagai suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat aktivitas manusia. Perubahan ini mengakibatkan menurunnya kualitas air hingga ke tingkat yang membahayakan sehingga air tidak bisa digunakan sesuai peruntukannya. Fenomena alam seperti gunung berapi, badai, gempa bumi dll juga mengakibatkan perubahan terhadap kualitas air, tapi dalam pengertian ini tidak dianggap sebagai pencemaran.
Pencemaran air, baik sungai, laut, danau maupun air bawah tanah, semakin hari semakin menjadi permasalahan di Indonesia sebagaimana pencemaran udara dan pencemaran tanah. Mendapatkan air bersih yang tidak tercemar bukan hal yang mudah lagi. Bahkan pada sungai-sungai di lereng pegunungan sekalipun.
Air sungai yang tercemar
Pencemaran air di Indonesia sebagian besar diakibatkan oleh aktifitas manusia yang meninggalkan limbah pemukiman, limbah pertanian, dan limbah industri termasuk pertambangan. Limbah pemukiman mempunyai pengertian segala bahan pencemar yang dihasilkan oleh daerah pemukiman atau rumah tangga. Limbah pemukiman ini bisa berupa sampah organik (kayu, daun dll), dan sampah nonorganik (plastik, logam, dan deterjen).
Limbah pertanian mempunyai pengertian segala bahan pencemar yang dihasilkan aktifitas pertanian seperti penggunaan pestisida dan pupuk. Sedangkan limbah industri mempunyai pengertian segala bahan pencemar yang dihasilkan aktifitas industri yang sering menghasilkan bahan berbahaya dan beracun (B3).
Asian Development Bank (2008) pernah menyebutkan pencemaran air di Indonesia menimbulkan kerugian Rp 45 triliun per tahun. Biaya yang akibat pencemaran air ini mencakup biaya kesehatan, biaya penyediaan air bersih, hilangnya waktu produktif, citra buruk pariwisata, dan tingginya angka kematian bayi.
Dampak lainnya yang tidak kalah merugikan dari pencemaran air adalah terganggunya lingkungan hidup, ekosistem, dan keanekaragaman hayati. Air yang tercemar dapat mematikan berbagai organisme yang hidup di air.
Saya merindukan masa-masa kecil saya ketika saya bisa bebas bermain di sungai-sungai kecil dengan airnya yang bersih jernih, bebas dari berbagai polutan. Mengejari ikan wader. Sobat-sobat juga merindukannya?
Referensi: berbagai sumber, chemistrisaryanto.wordpress.com (gambar)
Read more

Lagu kebangsaan Singapura diciptakan orang Indonesia "Zubir Said "

Zubir Said (lahir di Bukittinggi, Indonesia, 22 Juli 1907 – meninggal di Singapura, 16 November 1987 pada umur 80 tahun) adalah seorang penggubah musik untuk film dan juga pencipta lagu kebangsaan Singapura, "Majulah Singapura". Ia dipercaya telah menggubah lebih kurang 1.000 buah lagu.

PESERTA PELATIHAN MEDIA CORP ASAL Indonesia terperangah dengan penjelasan Menteri Negara Senior Urusan Luar Negeri Singapura, Zainul Abidin Rasheed. Di tengah kunjungan peserta pelatihan ke Istana Kampong Gelam Singapura, Senin, Zainul yang berdiri di samping sebuah patung manusia menjelaskan asal-usul patung tersebut. Menurut Zainul, itulah patung Zubir Said, pencipta lagu kebangsaan Singapura yang berasal dari Indonesia (Minang).
Kantor berita Antara, sayangnya tak menjelaskan bagaimana keterkejutan para peserta pelatihan asal Indonesia mendengar penjelasan Zainul itu kecuali hanya mengutip pernyataan Zainul. Menurut Zainul, Zubir Said telah memberikan kontribusi yang sangat berarti atau fundamental bagi Singapura yang didiami warga negara dari multi bangsa. Itu saja.
Bagi sebagian orang termasuk para peserta pelatihan itu, informasi Zainul mungkin memang mengejutkan meskipun berita itu sudah lama diketahui oleh sebagian yang lain. Dua tahun lalu, dalam acara yang sama yang juga mengundang peserta dari Indonesia, Zainul sebetulnya juga sudah menjelaskan hal serupa. Namun penjelasan Zainul tak terlalu menarik perhatian orang, rupanya, hingga muncul berita seperti di Antara pada 12 Mei 2008.
Siapa Zubir Said? Lahir di Bukit Tinggi pada 22 Juli 1907, Zubir adalah anak dari Mohamad Said bin Sanang. Zubir baru berusia 7 tahun ketika ibunya meninggal dunia. Saudaranya berjumlah delapan; 3 laki-laki dan 5 perempuan. Sejak masa kanak, bakat Zubir bermain musik sudah terlihat ketika dia misalnya diketahui sangat piawai memainkan suling, gitar dan drum. Tak ada yang mengajari Zubir melainkan semuanya merupakakan bakat alam.
Sebelum merantau ke (pulau) Singapura pada 1928, Zubir diketahui pernah bersekolah di Belanda. Panggilan hatinya untuk bermusik, membuatnya meninggalkan Belanda meskipun pilihannya itu ditentang oleh sang ayah. Di Singapura, dia bergabung dengan Grup Bangsawan, sebuah kelompok opera yang para pemainnya berasal dari bangsa Melayu. Di kelompok itu Zubir tak bertahan lama, karena dia kemudian memutuskan bekerja untuk perusahaan rekaman His Master’s Voice pada 1936. Di perusahaan itulah, Zubir bertemu dengan Tarminah Kario Wikromo, perempuan Jawa yang dikenal sebagai penyanyi keroncong yang pada 1938 dipinangnya sebagai istri.
Zubir sebetulnya sempat pulang dan menetap kembali di Bukit Tinggi setelah menikah. Dia baru kembali ke Singapura pada 1941 dan terus menetap di sana hingga meninggal pada 1987. Masa kedua kehidupannya di Singapura, dia lewatkan dengan bekerja pada surat kabar Utusan Melayu sebagai fotografer dan penulis paruh waktu. Tujuannya semata agar dia punya kesempatan lebih banyak untuk bermain musik dan menuliskannya di surat kabar.
Karir musik Zubir mulai mentereng ketika pada 1957, untuk kali pertama karya musiknya dipentaskan untuk umum di Victoria Teater. Pada tahun berikutnya, Dewan Kota Singapura menetapkan salah satu komposisi Zubir sebagai lagu resmi kota Singapura. Lagu berjudul Majulah Singapura itulah yang belakangan kemudian ditetapkan menjadi lagu kebangsaan Singapura ketika negara itu merdeka pada 9 Agustus 1965.
Sebelum kemerdekaan Singapura itu, Zubir sudah mencipta beberapa lagu termasuk untuk soundtrack film yang dibuat oleh Cathay Keris. Salah satu lagu yang dibuat Zubir untuk film Dang Anom bahkan memenangi penghargaan Festival Film Asia ke-9 di Seoul, Korea Selatan pada 1962. Beberapa komposer dan pengamat musik menilai karya Zubir sebagai lagu Melayu yang sebenarnya karena musiknya banyak berkaitan dengan sejarah dan nilai-nilai Melayu terutama Minang dan membangkitkan semangat kebangsaan pada 1950.
Sebelum penyakit kuning menderanya hingga dia meninggal pada 16 November 1987, Zubir diketahui telah membuat karya musik hingga 1.500 judul. Lagu-lagu itu belum seluruhnya dipublikasikan karena Zubir terlalu serius mengajar seniman-seniman muda tentang seni musik daripada mengurusi rekaman lagu-lagunya. Lagu-lagu ciptaan Zubir yang terkenal antara lain, Sang Rembulan, Sayang Disayang, Cinta, Selamat Berjumpa Lagi, Nasib Malang, Anak Daro, Setangkai Kembang Melati, dan Kumang dan Rama-Rama.
Sejak 2003, pemerintah Singapura merenovasi Istana Kampong Gelam. Itulah istana peninggalan Sultan Ali, anak Sultan Hussein Shah dari Kesultanan Johor-Riau, yang dibuat pada lebih kurang 167 tahun silam. Sebelum diresmikan sebagai museum dan dibuka untuk umum pada 4 Juni 2005, renovasi istana menelan Sin $ 17 juta. Zainul adalah wakil ketua Yayasan Warisan Malaysia yang antara lain membawahi Istana Kampong Gelam. Istana yang terletak di Taman Warisan Melayu Singapura itulah, antara lain dipajang patung Zubir Said.
Setiap tahun, Singapura mengundang para wartawan termasuk dari Indonesia untuk mengunjungi istana tersebut tapi rupanya wartawan dari Indonesia yang kali ini datang ke sana, baru kali ini tahu bahwa pencipta lagu kebangsaan Singapura Majulah Singapura adalah Zubir Said, orang Indonesia berdarah Minang. Belum ada penjelasan, apakah Zubir meninggal sebagai warga negara Singapura, atau tetap berkebangsaan Indonesia.
Read more

Penjara tidak Manusiawi, Napi Dipaksa Makan Kotoran Manusia


Seorang narapidana (napi) disiksa dan dipaksa memakan kotoran manusia (tahi) oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), akibatnya, napi tersebut mengalami gangguan kesehatan.

Institusi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) di Indonesia kembali tercoreng. Setelah kasus joki narapidana di Bojonegoro, kini giliran napi di Lapas Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, dipaksa makan kotoran manusia.


Keterangan yang dihimpun Selasa 4 Januari 2011, seperti dilansir republika, kejadian yang dialami napi Lapas Kotabumi, PO, selalu mendapat perlakuan yang tidak manusiawi dari petugas Lapas setempat. Meski setiap hari mendapatkan tindakan penganiayaan, ternyata petugas tidak juga puas. Akhirnya, napi ini dipaksa makan kotoran manusia.

Menurut Isnawati, istri PO, suaminya selalu mendapat penganiayaan di tahanan. Bentuk kekerasan tersebut yakni pemukulan dengan benda tumpul, penendangan, dan perbuatan tidak manusiawi. "Suami saya selalu dipukul, ditendang, dan dipaksa makan kotoran manusia," tutur Isnawati.

PO, napi Lapas Kotabumi, ditahan karena terkait kasus pencurian dengan pemberatan di wilayah Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Warga Kampung Ogan Lima, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara ini, ditahan di Lapas Kelas II Kotabumi.

Selama di tahanan, ujar istri napi tersebut, suami terus mendapat perlakuan tidak menyenangkan secara fisik. Yang melakukan, tambah dia, berinisial Iks, oknum petugas Lapas itu sendiri. Penganiayaan ini, ungkap dia, selalu terjadi di belakang tahanan. Terakhir, suaminya selalu dipaksa makan kotoran manusia, yang tersedia di tempat itu.

Kasus ini sudah dilaporkan Isnawati ke Mapolres Lampung Utara. Polisi masih menyelidiki kasus ini, sedangkan PO, napi yang mendapat perlakuan tidak manusiawi, kini mendapat perawatan medis. Pihak keluarga korban juga telah melaporkan kasus ini ke sekretariat perlindungan masyarakat. Belum diperoleh keterangan dari pihak Lapas Kotabumi.



sumber :http://forum.detik.com/bukti-kejamnya-penjara-indonesia-napi-dipaksa-makan-kotoran-manusia-t228170.html?p=12009741&posted=1#post12009741??883306frm
Read more

Alasan Mengapa bangsa Indonesia kalah kreatif dari negara-negara maju

Sebelum membaca artikel tentang Mengapa bangsa Indonesia kalah kreatif dari negara-negara maju, perlu diketahui bahwasanya artikel ini adalah lanjutan atau artikel terkait sebelumnya yang berjudul 17 Alasan Mengapa Indonesia Sulit Menjadi Negara Maju. Kedua artikel tersebut bukanlah bermaksud untuk mengerdilkan bangsa kita sendiri tetapi merupakan sebuah realita dan fakta keadaan bangsa Indonesia kita tercinta ini. Semoga kelak ke depannya negara kita dapat mengalami perubahan secara signifikan di berbagai sektor, terutama akhlak dan moral bangsa. Marilah kita bersama membangun bangsa kita ini agar kelak nasib dan keadaan anak cucu kita lebih baik dari kita yang sekarang.

Sebenarnya ini adalah ringkasan dari buku Prof. Ng Aik Kwang dari University of Queensland yang berjudul 'Why Asians Are Less Creative Than Westerners' (Mengapa bangsa Asia kalah kreatif dari negara-negara barat), tapi berhubung saya tinggal di Indonesia dan lebih mengenal Indonesia, maka saya mengganti judulnya, karena saya merasa bahwa bangsa Indonesia memiliki ciri-ciri yang paling mirip seperti yang tertulis dalam buku itu.


1. Bagi kebanyakan orang Indonesia, ukuran sukses dalam hidup adalah banyaknya materi yang dimiliki (rumah, mobil, uang dan harta lain). Passion (rasa cinta terhadap sesuatu) kurang dihargai. Akibatnya, bidang kreatifitas kalah populer oleh profesi dokter, pengacara, dan sejenisnya yang dianggap bisa lebih cepat menjadikan seorang untuk memiliki banyak kekayaan.

2. Bagi orang Indonesia, banyaknya kekayaan yang dimiliki lebih dihargai daripada cara memperoleh kekayaan tersebut. Tidak heran bila lebih banyak orang menyukai cerita, novel, sinetron atau film yang bertema orang miskin jadi kaya mendadak karena beruntung menemukan harta karun, atau dijadikan istri oleh pangeran dan sejenis itu. Tidak heran pula bila perilaku korupsi pun ditolerir/diterima sebagai sesuatu yang wajar.

3. Bagi orang Indonesia, pendidikan identik dengan hafalan berbasis 'kunci jawaban', bukan pada pengertian. Ujian Nasional, tes masuk PT, dll, semua berbasis hafalan. Sampai tingkat sarjana, mahasiswa diharuskan hafal rumus-rumus ilmu pasti dan ilmu hitung lainnya, bukan diarahkan untuk memahami kapan dan bagaimana menggunakan rumus-rumus tersebut.

4. Karena berbasis hafalan, murid-murid sekolah di Indonesia dijejali sebanyak mungkin pelajaran. Mereka dididik menjadi 'Jack of all trades, but master of none' (tahu sedikit-sedikit tentang banyak hal tapi tidak menguasai apapun).

5. Karena berbasis hafalan, banyak pelajar Indonesia bisa jadi juara dalam Olympiade Fisika dan Matematika. Tapi hampir tidak pernah ada orang Indonesia yang memenangkan Nobel atau hadiah internasional lainnya yang berbasis inovasi dan kreativitas.

6. Orang Indonesia takut salah dan takut kalah. Akibatnya, sifat eksploratif sebagai upaya memenuhi rasa penasaran dan keberanian untuk mengambil resiko kurang dihargai.

7. Bagi kebanyakan bangsa Indonesia, bertanya artinya bodoh, makanya rasa penasaran tidak mendapat tempat dalam proses pendidikan di sekolah.

8. Karena takut salah dan takut dianggap bodoh, di sekolah atau dalam seminar atau workshop, peserta jarang mau bertanya tetapi setelah sesi berakhir, peserta akan mengerumuni guru/narasumber untuk meminta penjelasan tambahan.

Dalam bukunya, Prof.Ng Aik Kwang menawarkan beberapa solusi sebagai berikut:

1. Hargai proses. Hargailah orang karena pengabdiannya, bukan karena kekayaannya. Percuma bangga naik haji atau membangun mesjid atau pesantren, tapi duitnya dari hasil korupsi

2. Hentikan pendidikan berbasis kunci jawaban. Biarkan murid memahami bidang yang paling disukainya.

3. Jangan jejali murid dengan banyak hafalan, apalagi matematika. Untuk apa diciptakan kalkulator kalau jawaban untuk X x Y harus dihapalkan? Biarkan murid memilih sedikit mata pelajaran tapi benar-benar dikuasainya.

4. Biarkan anak memilih profesi berdasarkan passion (rasa cinta)-nya pada bidang itu, bukan memaksanya mengambil jurusan atau profesi tertentu yang lebih cepat menghasilkan uang.

5. Dasar kreativitas adalah rasa penasaran berani ambil resiko. Ayo bertanya!

6. Guru adalah fasilitator, bukan dewa yang harus tahu segalanya. Mari akui dengan bangga kalau kita tidak tahu!

7. Passion manusia adalah anugerah Tuhan. Sebagai orang tua, kita bertanggungjawab untuk mengarahkan anak kita untuk menemukan passionnya dan mensupportnya.
Read more

Faktor Mengapa Indonesia Sulit Menjadi Negara Maju

17. Harga Nyawa di Indonesia = Rp 20.000
Terjadi pada saat kasus pembentukan provinsi tapanuli, massa diberi 20.000 untuk berdemo dan untuk membunuh Ketua DPRDnya. Ada lagi kasus nyawa melayang cuma gara2 hutang 500 perak.

16. Percaya Batu Kobokan PONARI SWEAT
Kalo kekuatan supranatural dari batu emang segitu gedenya, ngapain berlomba lomba buat rumah sakit internasional ? toh biaya bangun satu rumah sakit bisa buat beli jutaan botol PONARI SWEAT !

15. Ramalan = ?
Liat aja tiap taun baru apa yang ada di infotainment, RAMAL RAMAL dan RAMAL. Tiap tahun baru heboh banget mikirin ramalan, ampe Mama Laurent, Ki Kusumo, Joko Bodo panen duit

14. Kelakuan Hewan Perwakilan Rakyat
yang makin mirip hewan Liat aja kerjaan DPR saban hari ! cakar fraksi sana, cakar sini, koalisi sana, sentil fraksi ini. Kapan INDONESIA mau maju kalo terus begini ?

13. Dikibulin ama Aburizal Bakrie
Jadi Menko Kesra, Orang terkaya di Asia Tenggara, Punya ANTV, LATIVI alias tv0ne, Punya Esia, bakrie dll kok ngakunya keberatan untuk ganti rugi warga Porong? Bakrie kan punya developer, buat aja perumahan baru untuk warga porong! selesai kan ?.

12. Bangga banget sama yang namanya Jakarta
Patutkah kita bangga akan Ibukota Indonesia ini?. Kota Jakarta adalah kota metropolis yang di cap GAGAL oleh dunia luar. Bahkan kemacetan Jakarta sudah jadi bahan acara THE AMAZING RACE 2 ASIA AXN, dengan tantangan melewati jalan tol bandara sampe ke Monas yang macet naujubilah.

11. Boikot Amerika !
Emang segampang itu? Kalo Pemerintah Indonesia langsung putus hubungan dgn USA, Indonesia pasti akan mengalami krisis 5x lebih besar dari tahun '97

10. Menghitung kesuksesan pemerintah dari Sembako
Emang sembako mempengaruhi tingkat perekonomian? Dan pemerintah yang tak sanggup mewujudkannya bisa dibilang gagal? Ya enggak lah! Negara mana coba yang bakal nulis HEADLINE news di surat kabarnya: Harga Beras di Indonesia 500/liter

9. Ditipu Orang Asing
Orang asing menipu Rakyat Indonesia dengan pelan, disadari atau tidak. China dengan mengimpor barang sebanyak2nya, Amerika dgn pertambangannya (emang ada orang papua kerja di Freeport? Paling jadi pembantu umum), dan INDIA dengan Sinetron juga Film perusak mental bangsa (Liat aja creditsnya sinetron. Raakhe Punjabi, Gobin Punjabi, Amitabacham (?))

8. Mengutamakan diam itu emas
Liat aja apa yang dilakuin pejabat pejabat. Diem diem, dapet duit. Diem diem, dapet tunjangan. Diem diem, korupsi. Diem diem, bau !

7. Menghalalkan Segala Cara
Mau dapet gelar Doktor dalam 1 minggu? Bisa!
Mau mengetahui keburukan musuh sehari2? Bisa!
Mau ngebunuh siapapun tanpa ketauan? Bisa!
Duit adalah segalanya, Inikah Indonesia? =’(

6. Melakukan Pemborosan di segala bidang
Di bidang media, buat apa PH membuat sinetron sinetron low budget dan low quality (sebut saja = INDOSIAR) Naga Terbang lah, Buaya bunting lah. Mendingan kaga usah buat deh!

5. Pentingan Pulsa daripada Makanan di Warteg
Pengguna handphone di Indonesia tuh buanyaak banget. Dari tukang somay, ketoprak smp presiden. Bahkan ada pengamen yang ngamen cuma buat beli PULSA. Daripada begitu kan mendingan uangnya buat mereka sekolah ato makan!

4. Hobby Telat
Kenapa sih orang Indonesia ini telat semua! Giliran Malaysia SUDAH mengambil Sipadan dan Ligitan kita bekoar GANJANG MALAYSIA! MERDEKA ATO MATI! Lah, emang kemana aja kita pas Sipadan disini? Kita anggurin aja. Dan sekarang Sipadan udah jadi the best dive site in the world ama Malaysia!

3. Terus menaikkan Standar Kelulusan
Dari tahun ke tahun, batas minimal UAN terusss naik. Dari 3.14 ampe besok 5.50. Tujuan depdiknas apa ? Mau memperbanyak ketidaklulusan di bangku sekolah? Standar 3.14 aja banyak yang gagal apalagi 5! Bahkan bisa2 standar naik jadi 7!

2. OSPEK adalah sarana membentuk mental pemimpin ?
nonono ! ospek bisa dibilang cuma sarana para senior buat bales dendam. Kalo uda dipukul, Dimarahin dll terus mau diapain? bunuh?

1. Banyak Partai = demokrasi ?
Jumlah partai di Indonesia mungkin bisa dibilang TERBANYAK di dunia. Kalau mau dikalkulasiin dari zaman Sukarno sampe SBY jumlahnya berkisar 150. Dari segitu, paling partai besarnya 15, sisanya partai gurem. Buat apa partai banyak2 coba? Manjang manjangin kertas pemilih aja. dan yang jelas buang buang DUIT aje.


Sumber:http://www.kaskus.us/showthread.php?s=c1074f309356fc331e365fff41235ed8&t=6747315
Read more

Kopi Darat

Saya malu sendiri ketika saya tau ternyata saya "goblok" : baca gaptek. berawal dari nyari-nyari komunitas blogger jogja, akhirnya saya nemuin blog CahAndong yang sempat bikin saya tertarik, sampai-sampai saya ga tau udah berapa menit keliling sana-sini isi tu blog.
saya masih bingung gimana caranya gabung di komunitas blogger jogja ?
akhirnya saya juga ketemu beberapa petunjuk dari artikel-artikel disana yang sedikit memberi petunjuk sama saya kalo mau gabumng di komunitas blogger tu tidak segampang yang semula yang aku kira, ya musti gitu kalo mau bikin regenarasi yang tidak prematur entarnya. oya saya cuma mau curhat aja sich sebenarnya berkenaan malam ini saya masih kuat untuk terjaga sampai beberapa jam kedepannya setelah hampir1/23 hari didepan komputer mikir and browsing, mikir and brosing lagi,, , akhirnya ngerokok dulu.

Setelah muter-muter cukup lama saya kirim pesan ke milis blogger jogja, "ga tau kekirim apa ga?"
tapi yang jelas saya udah usaha, dan terakhirnya mata saya tertuju sama judul postingan "KOPI DARAT", eh maap bukan judul dech, tapi kata-kata kopi darat, disana juga ada syaratnya kopi darat ^kalo ga salah seperti itu^ moga-moga aja salah. disana dijelasin masalah juminten" .hahahai. . . cari tau ndiri aja arinya ndiri cz saya awalnya juga bingung dengan kata-kata itu. dan tepatnya saya bingung alamat kopi darat tu dimana, cz saya mau ikut ngopi-ngopi juga kalo ada waktu besok-besok.
saya sempat komentar juga tu artikel =- gi komentar saya :
Revolter die
KOPDAR alamatnya dimana sob?
pengen ikut gabung ni… tapi malu2 gmna gitu, ga enak sm senior blogger jogja..
*ahihihi, , ,
Tak disangka-tak dinyana ternyata setelah saya mencapai ejakulasi kebingungannya saya browsing lagi arti kopi darat. . . alamak. . . ternyata tidak seperti yang saya pikirkan kalo kopi darat tu tempat ngopi kayak diwarung kopi biasa tapi "ketemuan setelah kenalan di dunia maya. .
Pengalaman gw yang cukup menambah judul artikel blog ini.
komentar boleh, ga komentar juga gapapa. .
Read more

Orang Susah Kerjanya Nonton Tivi, Orang Bahagia Membaca dan Bersosialisasi

trashed tv Orang Susah Kerjanya Nonton Tivi, Orang Bahagia Mbaca dan Bersosialisasi
Penelitian yg dilakukan oleh sosiolog di Universitas Maryland menyatakan bahwa orang-orang yg susah cenderung nonton acara televisi lebih banyak, sementara mereka yg terbilang bahagia cenderung menghabiskan waktu mereka untuk membaca dan bersosialisasi.
Penelitian ini dilakukan selama 30 tahun terhadap 30.000 orang dewasa dalam serangkaian survei tentang perilaku sosial. Para peneliti tersebut melaporkan bahwa menghabiskan waktu untuk menonton televisi bisa menimbulkan kebagiaan selama sesaat bagi seseorang, namun hanya sedikit saja dampak positif untuk jangka panjang.
John P. Robinson, salah satu pakar sosiolog mengatakan, “Televisi tidaklah mampu membuat seseorang merasa bahagia atau terpuaskan dalam jangka panjang sebagaimana yg bisa didapatkan dari membaca buku dan berinteraksi dg orang2. Data yg ditemukan menunjukkan bahwa kebiasaan menonton televisi memberikan kesenangan jangka-pendek namun perasaan sakit (perasaan) atau tak nyaman dalam jangka panjang. Menonton televisi adl aktivitas pasif dan bisa memberikan tempat untuk melarikan diri semisal dalam kondisi krisis ekonomi. ” Berdasarkan data yg didapat, Robinson memproyeksikan bahwa aktivitas menonton televisi akan meningkat secara drastis sejalan dg kondisi perekonomian yg diperkirakan memburuk dalam beberapa bulan atau tahun ke depan.
Para peneliti juga menemukan bahwa orang2 yg merasa dirinya bahagia memiliki aktivitas sosial yg lebih tinggi, menghadiri acara2 sosial dan keagamaan lebih sering, dan juga membaca buku, majalah atau koran. Orang yg mengaku tidak bahagia sebenarnya juga melakukan hal itu, namun mereka menonton televisi 20 persen lebih banyak ketimbang membaca dan bersosialisasi.
Data responden menyatakan bahwa menonton televisi memang aktivitas yg lebih mudah dilakukan ketimbang bersosialisasi. Orang yg menonton televisi tidak perlu pergi ke manapun, ya tinggal duduk aja di depan tivi, dia juga tidak perlu repot ganti baju dan berdandan, mencari teman untuk membarengi, mbikin rencana dan janjian, mengeluarkan tenaga dan uang, pokoknya gampang. Dengan ditambah efek kesenangan seketika yg bisa didapat dg menonton televisi, maka bisa dipahami jika kebanyakan orang (di Amerika) menghabiskan lebih dari separuh waktu luang mereka untuk menonton televisi.
TV%20graph Orang Susah Kerjanya Nonton Tivi, Orang Bahagia Mbaca dan Bersosialisasi
Berbeda dg orang2 yg bahagia, orang2 yg sengsara juga cenderung merasa bingung bagaimana memanfaatkan waktu luang mereka dan di sisi lain juga merasa diburu-buru oleh waktu. Orang yg menonton televisi karena tak punya alternatif aktivitas yg lebih bermanfaat akhirnya akan sedemikian terlarut hingga kemudian dia baru menyadari betapa banyak waktu yg telah dihabiskan untuknya.
Punya banyak atau cukup waktu luang, tapi tak tahu bagaimana memanfaatkan, itu dia masalahnya.
Padahal pemuasan sesaat dg televisi ini bisa menimbulkan efek kecanduan. Steve Martin, peneliti dari Universitas Maryland mengatakan, “Dan efek kecanduan ini tentunya menghasilkan kesenangan sementara namun penyesalan dalam jangka panjang. Mereka yg sudah terkena kecanduan televisi akhirnya akan kurang diuntungkan baik secara pribadi maupun kehidupan sosialnya.”

Sumber: University of Maryland
Read more

Gold, Glory, Gospel

Tahukah Anda bahwa karena sebuah bukulah maka bangsa Belanda bisa sampai di Nusantara dan melakukan penjajahan atas bumi yang kaya raya ini selama berabad-abad? Buku tersebut berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, yang ditulis Jan Huygen van Linshoten di tahun 1595. Inilah kisahnya:

Jauh sebelum Eropa terbuka matanya mencari dunia baru, warga pribumi nusantara hidup dalam kedamaian. Situasi ini berubah drastis saat orang-orang Eropa mulai berdatangan dengan dalih berdagang, namun membawa pasukan tempur lengkap dengan senjatanya. Hal yang ironis, tokoh yang menggerakkan roda sejarah dunia masuk ke dalam kubangan darah adalah dua orang Paus yang berbeda. Pertama, Paus Urbanus II, yang mengobarkan perang salib untuk merebut Yerusalem dalam Konsili Clermont tahun 1096. Dan yang kedua, Paus Alexander VI.

Perang Salib tanpa disadari telah membuka mata orang Eropa tentang peradaban yang jauh lebih unggul ketimbang mereka. Eropa mengalami pencerahan akibat bersinggungan dengan orang-orang Islam dalam Perang Salib ini. Merupakan fakta jika jauh sebelum Eropa berani melayari samudera, bangsa Arab telah dikenal dunia sebagai bangsa pedagang pemberani yang terbiasa melayari samudera luas hingga ke Nusantara.

Bahkan kapur barus yang merupakan salah satu zat utama dalam ritual pembalseman para Fir’aun di Mesir pada abad sebelum Masehi, didatangkan dari satu kampung kecil bernama Barus yang berada di pesisir barat Sumatera tengah. Dari pertemuan peradaban inilah bangsa Eropa mengetahui jika ada satu wilayah di selatan bola dunia yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yang tidak terdapat di belahan dunia manapun.

Negeri itu penuh dengan karet, lada, dan rempah-rempah lainnya, selain itu Eropa juga mencium adanya emas dan batu permata yang tersimpan di perutnya. Tanah tersebut iklimnya sangat bersahabat, dan alamnya sangat indah. Wilayah inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Nusantara. Mendengar semua kekayaan ini Eropa sangat bernafsu untuk mencari semua hal yang selama ini belum pernah didapatkannya.

Paus Alexander VI pada tahun 1494 memberikan mandat resmi gereja kepada Kerajaan Katolik Portugis dan Spanyol melalui Perjanjian Tordesillas. Dengan adanya perjanjian ini, Paus Alexander dengan seenaknya membelah dunia di luar daratan Eropa menjadi dua kapling untuk dianeksasi. Garis demarkasi dalam perjanjian Tordesilas itu mengikuti lingkaran garis lintang dari Tanjung Pulau Verde, melampaui kedua kutub bumi. Ini memberikan Dunia Baru kini disebut Benua Amerika kepada Spanyol. Afrika serta India diserahkan kepada Portugis.
Paus menggeser garis demarkasinya ke arah timur sejauh 1.170 kilometer dari Tanjung Pulau Verde. Brazil pun jatuh ke tangan Portugis. Jalur perampokan bangsa Eropa ke arah timur jauh menuju kepulauan Nusantara pun terbagi dua. Spanyol berlayar ke Barat dan Portugis ke Timur, keduanya akhirnya bertemu di Maluku, di Laut Banda. Sebelumnya, jika dua kekuatan yang tengah berlomba memperbanyak harta rampokan berjumpa tepat di satu titik maka mereka akan berkelahi, namun saat bertemu di Maluku, Portugis dan Sanyol mencoba untuk menahan diri.

Pada 5 September 1494, Spanyol dan Portugal membuat perjanjian Saragossa yang menetapkan garis anti-meridian atau garis sambungan pada setengah lingkaran yang melanjutkan garis 1.170 kilometer dari Tanjung Verde. Garis itu berada di timur dari kepulauan Maluku, di sekitar Guam.

Sejak itulah, Portugis dan Spanyol berhasil membawa banyak rempah-rempah dari pelayarannya. Seluruh Eropa mendengar hal tersebut dan mulai berlomba-lomba untuk juga mengirimkan armadanya ke wilayah yang baru di selatan.

Ketika Eropa mengirim ekspedisi laut untuk menemukan dunia baru, pengertian antara perdagangan, peperangan, dan penyebaran agama Kristen nyaris tidak ada bedanya. Misi imperialisme Eropa ini sampai sekarang kita kenal dengan sebutan “Tiga G”: Gold, Glory, Gospel. Seluruh penguasa, raja-raja, para pedagang, yang ada di Eropa membahas tentang negeri selatan yang sangat kaya raya ini.

Mereka berlomba-lomba mencapai Nusantara dari berbagai jalur. Sayang, saat itu belum ada sebuah peta perjalanan laut yang secara utuh dan detil memuat jalur perjalanan dari Eropa ke wilayah tersebut yang disebut Eropa sebagai Hindia Timur. Peta bangsa-bangsa Eropa baru mencapai daratan India, sedangkan daerah di sebelah timurnya masih gelap.

Dibandingkan Spanyol, Portugis lebih unggul dalam banyak hal. Pelaut-pelaut Portugis yang merupakan tokoh-tokoh pelarian Templar (dan mendirikan Knight of Christ), dengan ketat berupaya merahasiakan peta-peta terbaru mereka yang berisi jalur-jalur laut menuju Asia Tenggara.

Peta-peta tersebut saat itu merupakan benda yang paling diburu oleh banyak raja dan saudagar Eropa. Namun ibarat pepatah,“Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga”, maka demikian pula dengan peta rahasia yang dipegang pelaut-pelaut Portugis.
Sejumlah orang Belanda yang telah bekerja lama pada pelaut-pelaut Portugis mengetahui hal ini. Salah satu dari mereka bernama Jan Huygen van Linschoten. Pada tahun 1595 dia menerbitkan buku berjudul Itinerario naer Oost ofte Portugaels Indien, Pedoman Perjalanan ke Timur atau Hindia Portugis, yang memuat berbagai peta dan deksripsi amat rinci mengenai jalur pelayaran yang dilakukan Portugis ke Hindia Timur, lengkap dengan segala permasalahannya.

Buku itu laku keras di Eropa, namun tentu saja hal ini tidak disukai Portugis. Bangsa ini menyimpan dendam pada orang-orang Belanda. Berkat van Linschoten inilah, Belanda akhirnya mengetahui banyak persoalan yang dihadapi Portugis di wilayah baru tersebut dan juga rahasia-rahasia kapal serta jalur pelayarannya.

Para pengusaha dan penguasa Belanda membangun dan menyempurnakan armada kapal-kapal lautnya dengan segera, agar mereka juga bisa menjarah dunia selatan yang kaya raya, dan tidak kalah dengan kerajaan-kerajaan Eropa lainnya.

Pada tahun 1595 Belanda mengirim satu ekspedisi pertama menuju Nusantara yang disebutnya Hindia Timur. Ekspedisi ini terdiri dari empat buah kapal dengan 249 awak dipimpin Cornelis de Houtman, seorang Belanda yang telah lama bekerja pada Portugis di Lisbon. Lebih kurang satu tahun kemudian, Juni 1596, de Houtman mendarat di pelabuhan Banten yang merupakan pelabuhan utama perdagangan lada di Jawa, lalu menyusur pantai utaranya, singgah di Sedayu, Madura, dan lainnya. Kepemimpinan de Houtman sangat buruk.
Dia berlaku sombong dan besikap semaunya pada orang-orang pribumi dan juga terhadap sesama pedagang Eropa. Sejumlah konflik menyebabkan dia harus kehilangan satu perahu dan banyak awaknya, sehingga ketika mendarat di Belanda pada tahun 1597, dia hanya menyisakan tiga kapal dan 89 awak. Walau demikian, tiga kapal tersebut penuh berisi rempah-rempah dan benda berharga lainnya.

Orang-orang Belanda berpikiran, jika seorang de Houtman yang tidak cakap memimpin saja bisa mendapat sebanyak itu, apalagi jika dipimpin oleh orang dan armada yang jauh lebih unggul. Kedatangan kembali tim de Houtman menimbulkan semangat yang menyala-nyala di banyak pedagang Belanda untuk mengikut jejaknya. Jejak Houtman diikuti oleh puluhan bahkan ratusan saudagar Belanda yang mengirimkan armada mereka ke Hindia Timur.
Dalam tempo beberapa tahun saja, Belanda telah menjajah Hindia Timur dan hal itu berlangsung lama hingga baru merdeka pada tahun 1945.


Sumber: http://jodysmoove.blogspot.com
Read more

Cara Tentara Amerika Memaksa Tahanan Untuk Bicara?

Berikut ini metode-metode interograsi yang resmi diajarkan kepada personil US Military oleh SERE ( US Military Training Program – Survival, Evasion, Resistance, Escape ) :
  1. Isolation.



    Caranya tersangka ditempatkan di ruang tersendiri tanpa bisa melakukan kontak apapun dg orang lain. Dalam periode tertentu tersangka akan mengalami kegelisahan berat karena keinginan yg sangat kuat untuk berinteraksi dengan orang lain.
  2. Sleep Deprivation.
    Dengan mencegah tersangka untuk tidur selama beberapa hari. Setelah beberapa hari tersangka akhirnya diperbolehkan tidur tapi segera dibangunkan lagi dan langsung di interograsi.
    Mantan Perdana Menteri Israel Menachem Begin pernah mengalami ini pada saat dia ditahan KGB. Dia bilang,” Orang-2 terlihat seperti diselimuti kabutdan rasanya aku sudah mati. Kakiku gemetaran hebat dan SATU…hanya SATU keinginanku : TIDUR. kelaparan dan kehausan gk ada apa-apanya dibandingkan ini.
    Selain menimbulkan halusinasi, sleep deprivation yg lebih dari 24 jam akan menimbulkan kegilaan sementara.
  3. Sensory Deprivation.
    Metodenya dengan menempatkan tersangka di semacam tabung yg mengisolasi total semua rangsangan dari luar. Tabung tersebut diberi sebuah lubang kecil untuk tempat bernafas penghuninya. Pada percobaan yg dilakukan terhadap 17 org subyek, hanya 6 orang yg bertahan sampai 36 jam. Yang lainnya mengalami kegelisahan berat dan kepanikan.
  4. Stress Position.



    Tersangka dipaksa berdiri selama berjam-jam tanpa diberi pegangan apapun. Variasi lainnya selain berdiri tahanan juga disuruh mengangkat lengannya. Metode ini pd penerapannya di lapangan berkembang menjadi semakin inovatif seperti mengikat tangan kebelakang lalu diikatkan lagi ke pergelangan kaki pada posisi “ditarik”.
  5. Sensory Bombardment.
    Caranya dengan menyuruh tahanan berdiri menghadap tembok. Mata ditutup dan tangan diikat erat lalu tahanan akan dibombardir dengan sinar lampu sangat terang dan suara-suara keras sehingga mengakibatkan kekacauan indra tubuh akibat rangsangan yg berlebih, gangguan tidur dan konsentrasi. Salah seorang sumber di tahanan menyebutkan ada seorang tahanan yg “keras kepala” mengalami penyiksaan ini selama 7 hari non stop.
  6. Forced Nudity.



    Metode ini banyak diterapkan tentara Amerika di Iraq saat menginterograsi tawanan perang. Prakteknya dengan menelanjango tersangak di depan tahanan yg lain dan membiarkannya tetap bugil dalam jangka waktu yg lama. Akibatnya tersangka akan merasa malu luar biasa.
  7. Sexual Humiliation.
    Hal ini disesuaikan dengan budaya dan kepercayaan yg dianut oleh si tersangka. Cara-caranya seperti tersangka dipaksa melakukan adegan sex dengan sesama jenis, disuruh memakai pakaian wanita (utk tersangka pria) lalu dipaksa menari striptease di depan personil wanita.
  8. Cultural Humiliation.
    Seperti poin diatas cara ini jg disesuaikan dengan budaya setempat. Metode ini pada intinya memaksa tersangka melakukan sesuatu yg menurut pandangan tersangka merupakan sesuatu yg dilarang atau memalukan. Contohnya bagi muslim dipaksa makan ****. Selain itu bisa juga dengan penghinaan-2 verbal sampai tersangka merasa sangat terhina dan mematahkan semangatnya.
  9. Extreme Cold.
    Cara ini dulunya berasal dari China yg diterapkan kepada tahanan politik atau para aktivis keagamaan. Umumnya tahanan secara rutin tubuhnya diguyur air dingin dan dibiarkan berada di dalam atau di luar ruangan yg jg bersuhu rendah. Ada juga yg dipaksa berdiri ditengah hujan salju cuma mengenakan pakaian seadanya.
    Metode yg berlawanan adalah menggunakan panas yaitu dgn mengurung tahanan di semacam ruang sempit yg minim ventilasi dan bersuhu tinggi. Disebut juga “hot box”. Tersangka baru akan dikeluarkan setelah mau bekerjasama dengan interogatornya.
  10. Phobias.
    Phobias digunakan untuk menimbulkan perasaan panik pada diri tersangka. Contohnya kalo si tersangka takut dengan laba-laba maka selnya akan diisi penuh dengan laba-laba sampai tersangka tersebut mengalami rasa takut dan panik yg luar biasa. Pada tahap tersebut barulah interogasi dilaksanakan.
  11. Water Boarding.



    Metode ini belakangan dilarang digunakan dalam US Military. Tp tidak ada yg menjamin apakah aturan tersebut benar-benar dilaksanakan atau tidak. Waterboarding dilakukan dengan mengikat tubuh erat-erat tersangka pada sebuah papan atau meja dengan posisi kaki lebih tinggi drpd kepala, lalu matanya ditutup. Kemudian wajah tersangka disiram dengan air berulang-kali dg teknik tertentu. Secara psikolog tersangka akan merasa dirinya tenggelam dan timbul reaksi tersedak karena air yg diguyurkan ke wajahnya itu. Metode ini sangat efektif karena dalam percobaan yg dilakukan thd anggota CIA sendiri ternyata rata-rata mereka hanya bertahan selama 14 detik !



source: detik.com
Read more

Serupa Tapi Tak Sama?

1. Kodok vs Katak

Ada garis tipis yang memisahkan katak (frog) dengan kodok (toad). Jika melihat foto ini, anda mungkin beranggapan bahwa kodok adalah sejenis katak yang disuntik steroid. Padahal keduanya adalah hewan yang berbeda famili. Ya, berbeda.

Bagaimana membedakan kodok dan katak? Menurut ilmu perkodokan yang ada di sini. Katak itu berasal dari banyak famili, bertubuh langsing, berkulit tipis dan basah, serta punya loncatan yang jauh karena kaki belakangnya panjang.

Sementara kodok berasal dari famili Bufonidae, bertubuh gempal, berkulit tebal dan kering, serta berkaki belakang pendek. Kenapa kodok dan katak tergolong amfibi? Karena mereka hidup di air dan di darat. Kenapa katak bisa melompat jauh? Karena kaki belakangnya panjang dan kuat. Kenapa kodok kalau nyebrang rel kereta api juga melompat? Soalnya kalau muter jauh...



2. Kaisar vs Raja

Yang satu ini rada mbulet. Namun ekplanasi paling memuaskan yang saya dapatkan adalah raja memimpin sebuah bangsa, sementara kaisar memimpin sejumlah bangsa. Wilayah yang dipimpin raja disebut kerajaan (kingdom), sedangkan kaisar memimpin kekaisaran (empire). Ada kisah Injil yang layak jadi contoh.

Raja Herodes adalah raja Yudea, Yudea sendiri merupakan sebuah kerajaan (bangsa) yang eksis di bawah kekaisaran Romawi yang pada waktu itu dipimpin oleh Kaisar Agustus. Yudea merupakan sebuah kerajaan bagi satu bangsa, sementara itu Romawi adalah kekaisaran yang menguasai banyak bangsa dan kerajaan, termasuk Yudea.

Contoh lainnya yaitu Kerajaan Inggris (United Kingdom), yang meliputi Britania Raya dan Irlandia Utara, juga punya istilah Kekaisaran Inggris (British Empire). Bedanya British Empire tak meliputi Britania Raya dan Irlandia Utara saja, namun juga jajahan Inggris, seperti India dan Kanada.

3. Psikolog vs Psikiater

Yang satu ini sempat ditanyakan sobat saya : ke yang manakah dia harus pergi untuk mengatasi masalahnya? Tentu saja tergantung masalahnya. Keduanya profesi yang berbeda. Psikolog adalah ahli psikologi. Tugasnya melayani curhatan serta konsultasi psikologi.

Sementara itu, psikiater adalah dokter (barangkali karena sama-sama ada "ter"-nya). Jadi psikiater itu dapat juga disebut dokter kejiwaan. Dengan demikian, tentu saja psikiater mempunyai hak memberikan resep, misalnya obat anti-depressan, sementara psikolog tidak. Perbedaan lain? psikolog itu lulusan psikologi. Sementara psikiater itu lulusan kedokteran. Apabila anda dipaksa ke psikolog barangkali anda butuh curhat, sementara jika anda dipaksa ke psikiater boleh jadi anda butuh treatment sakit jiwa.

4. Sinterklaas vs Santa Claus

Santa Claus adalah sosok yang tinggal di Kutub Utara. Sementara Sinterklaas merupakan tokoh dongeng Belanda yang dikisahkan tinggal di sebuah kastil di Spanyol. Keduanya memberi hadiah kepada anak-anak yang baik. Santa Claus ingin kita meninggalkan kue untuk dia tukarkan dengan hadiahnya.

Sementara Sinterklaas? Kita diharuskan menaruh rumput di sepatu, seperti yang saya lakukan dulu, untuk kudanya. Nah, rumput itu nantinya akan ditukar dengan hadiah Natal. Sinterklaas lebih mendominasi pasar di Indonesia, bukan Santa Claus. Oh ya, soal hukuman untuk anak-anak nakal, Santa Claus akan menukar kue dengan batu arang. Sementara Sinterklaas lebih sadis, dia akan menyuruh piet hitam untuk memasukkan si nakal ke dalam karung. Lucu, eh?

5. Vihara vs Klentheng

Dua hal ini sering dicampuradukkan. Vihara itu Bahasa Indonesia sementara Klentheng adalah Bahasa Jawa, demikian sangkaan saya dulu. Namun ternyata faktanya tidak sesederhana itu. Singkatnya, Vihara adalah rumah ibadah umat Buddha sementara klentheng adalah rumah ibadah umat Tridharma.

Tridharma adalah gabungan Buddha, Kong Hu Chu, dan Taoisme. Pada zaman orde baru, dua agama terakhir tadi tidak diakui pemerintah meskipun jumlah pengikutnya cukup signifikan. Akibatnya, mereka meleburkan tempat ibadahnya bersama vihara Buddha.

Ketiganya menamai diri mereka dengan sebutan Tridharma (tiga ajaran). Klentheng masih tetap eksis meskipun agama Kong Hu Chu kini sudah diakui pemerintah. Tempat ibadah khusus umat Kong Hu Chu disebut dengan istilah Lithang. Jadi jangan lupa kalau melihat tempat ibadah yang serba merah meriah, besar kemungkinan itu milik umat Tridharma.

6. TNT vs Dinamit

Keduanya berbeda. TNT (Trinitrotoluena) ditemukan di tahun 1863 oleh Joseph Wilbrand, ahli kimia berkebangsaan Jerman. TNT adalah senyawa kristal yang berwarna kuning dan punya daya ledak high-explosive. Masalah lainnya adalah senyawa TNT sangat beracun, meskipun jauh lebih stabil daripada dinamit.

Sementara itu dinamit ditemukan di tahun 1867 oleh Alfred Bernhard Nobel, yang berkebangsaan Swedia. Dinamit mengkombinasikan nitrogliserin dengan berbagai tipe senyawa, termasuk sodium karbonat (bahan kimia untuk bikin sabun). Dinamit memiliki daya ledak lebih besar dari TNT dan lebih reaktif (tidak stabil). Sisi positifnya, dinamit tidak beracun. Gampangnya, jika dibuka isinya kristal kuning itu TNT. Jika isinya bubuk putih, itu dinamit.

7. Bank Dunia vs IMF

Keduanya dibentuk pada tahun 1944 namun merupakan organisasi yang berbeda. Keduanya juga jadi sasaran sumpah serapah negara-negara yang tercekik kredit. Jadi memahami perbedaan dua institusi ini sangat penting supaya tidak terlihat bodoh ketika anda mengutuk salah satunya sambil membawa spanduk di depan Gedung Sate.

IMF (International Monetary Fund) ialah lembaga yang didirikan untuk mencegah krisis global ekonomi (Hahaha… berarti mereka gagal). IMF mengusahakan hal-hal seperti stabilitas ekonomi dan perdagangan bebas. Mereka juga mengawasi supaya tidak terjadi fluktuasi mata uang yang berlebihan.

Pada kenyataannya, banyak yang memprotes IMF karena kebijakan free trade yang mencekik negara miskin dan menguntungkan negara-negara produsen (yang sudah kaya).

Sementara itu Bank Dunia atau World Bank adalah tukang minjemin duit. Didirikan juga pada tahun 1944 dengan tujuan membantu rekonstruksi ekonomi negara-negara di Eropa yang remuk redam akibat Perang Dunia II. Bank Dunia memberikan kredit lunak pada negara-negara miskin dan berkembang. Namun konyolnya, negara yang dipinjami uang ini malah menjadi bergantung kepada Bank Dunia dan terikat hutang.

8. Anatomi vs Fisiologi

Belajar soal tubuh manusia, itu anatomi atau fisiologi? Jawabannya : Pelajaran tentang anatomi berfokus pada ukuran, bentuk, dan lokasi dari struktur dari organ tubuh. Anatomi mengobservasi bagaimana organ-organ tubuh berhubungan satu sama lain dan detail strukturnya. Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsionalitas dari organ-organ tubuh.

Fisiologi adalah ilmu yang berkenaan dengan cara kerja sistem tubuh yang kompleks. Misalnya cara kerja jantung dan memahami bagaimana energi disimpan di dalam sel tubuh. Anatomi dan fisiologi merupakan ilmu yang berhubungan sangat erat dan saling mendukung. Namun bukan berarti keduanya sama.

9. Simfoni vs Orkestra

Kalau mau terlihat high-class, anda perlu mampu membedakan keduanya. Keduanya merupakan pertunjukan musik instrumental yang dimainkan oleh banyak orang, namun apa perbedaannya? Orkestra termasuk istilah generik. Pertunjukan musik yang dimainkan oleh banyak orang dengan berbagai macam alat musik, meliputi perkusi, alat musik string, bas, dan lain-lain, disebut denganorkestra.

Jika tidak ada alat musik string (misalnya biola, cielo, atau kecapi) maka itu tidak dapat digolongkan sebagai orkestra. Orkestra bisa dimainkan mulai dari lima orang hingga empat puluh orang. Terserah tim yang main. Sementara simfoni adalah orkestra yang besar. Bukan besar dari jumlah pemain, namun besar dari jumlah variasi alat musiknya.

Sebuah orkestra disebut simfoni apabila komposisinya cukup untuk memainkan lagu-lagu simfoni, misalnya : Beethoven Symphony Number 9. Pada lagu karya Beethoven tersebut, syarat minimal alat musik yang harus ada adalah : seruling, oboe, klarinet, bassoon, terompet, timpani, dua jenis biola, cello, bass, biola bass, full chorus, ditambah vokalis solo soprano, alto, tenor, dan bass. Kalau mau lebih sinting lagi bisa ditambah tong sampah dan galon Aqua. Intinya simfoni adalah orkestra yang kompleks.

10. Paspor vs Visa

Mau jalan-jalan ke Singapura? Anda butuh paspor. Mau jalan-jalan ke Inggris? Anda butuh paspor dan visa. Apa beda keduanya? Sederhananya, paspor adalah KTP internasional. Paspor mencakup foto dan data-data pribadi. Ada berbagai jenis paspor, misalnya paspor turis maupun paspor diplomatis.

Membawa paspor, bukan berarti serta merta memberi hak bagi anda untuk masuk ke negara lain. Untuk memasuki negara lain, anda butuh visa. Visa adalah izin untuk masuk ke suatu negara yang menyatakan bahwa pemegang paspor telah diberi hak untuk masuk ke negara tersebut. Jadi anda tidak bisa mengajukan visa jika tidak memiliki paspor.

Sumber:kaskus.us
Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Powered by Blogger